etika informasi
Sebelum anda mengenal lebih dalam tentang etika
informasi lebi baiknya anda mengetahui hal-hal apa saja yang perlu di ketahui
sebelum berelancaar dibidang sitem informasi
ada 4 etika;
|

|
|

|
Pengertian
Threats (Ancaman)
Dalam
kemanan informasi, Threat (ancaman) adalah setiap kegiatan yang dapat
membahayakan informasi atau proses. Ancaman ini dianggap sebagai sesuatu yang
negatif apabila mempengaruhi kerahasiaan (Confidentiality), integritas
(Integrity), dan ketersediaan (Availability) dari sebuah sistem atau suatu
layanan.
Jenis
Ancaman
Ancaman bisa
datang dalam berbagai bentuk dan dari berbagai sumber. Misalnya ancaman fisik,
seperti kebakaran, banjir, terorisme, dan tindak kekerasan. Adapula ancaman
elektronik, seperti aktivitas hacker, bots, dan malware.
Ancaman yang
terjadi tergantung pada situasi lingkungan pada saat itu, berada dimana bisnis
Anda, siapa lawan bisnis Anda, seberapa berharga informasi bisnis Anda,
termasuk bagaimana aset Anda disimpan, dikelola dan diamankan termasuk juga
siapa saja yang memiliki akses ke aset Anda tersebut, dan berbagai faktor
lainnya.
Pengertian
Vulnerabilities (Kelemahan)
Vulnerabilities
(kelemahan) merupakan suatu cara untuk menimbulkan sebuah threat (ancaman).
Tanpa ada kerlemahan, maka ancaman tidak berdampak bahaya terhadap suatu
organisasi. Tentu saja, Kelemahan ini bisa berasal dari kesalahan
konfigurasi sistem, keamanan secara fisik (physical security) yang buruk,
buruknya pada saat melakukan perekrutan sumber daya manusia, dan lain
sebagainya.
Jenis Kelemahan
Pada saat
kita membahas mengenai bagaimana cara mengidentifikasi suatu kelemahan,
biasanya kita akan langsung berfikiran tentang kelemahan,software. Tapi kita
menemui kesulitan dalam menerapkan sistem patch-management untuk meperbaiki
kelemahan, tersebut. dikarenakan melakukan patch akan berdampak pada
sistem yang digunakan (dalam aspek kompatibilitas). Selain ada
kelemahan, elektronik, ada juga kelemahan, pada diri kita sendiri
(manusia). Sangat penting juga untuk menjaga keamanan dari sumber daya manusia
pada suatu organisasi, kelemahan, yang bisa terjadi bisa berasal dari
dalam diri sendiri maupun lingkungan seperti suhu ekstrim, racun, air, dan api.
kelemahan,dapat
dikurangi atau bahkan dicegah, tentu saja apabila kita memahami
kelemahan, yang sedang terjadi. Masalahnya adalah bahwa banyak
kelemahan, yang belum diketahui, sampai ada orang yang menemukannya. Sayangnya,
seseorang yang menemukan itu bisa saja adalah orang yang akan
menyalahgunakannya. Dan orang tersebut akan terus mencari kelemahan, tersebut
sebelum organisasi mengetahuinya.